Laman

Jumat, 28 April 2017

(cognitionis) TERAPI MELALUI SHALAT; AGAMA SEBAGAI SOLUSI MENGATASI STRES (DITINJAU DALAM PERSPEKTIF PSIKOLOGI ISLAM)


Note : Berikut adalah salah satu tulisan rekan sejawat saya yang saya yakin pasti dapat memberikan good impact bagi yang membacanya. Nice kajian, edo. 

----------------------------

Oleh: Iredho Fani Reza, S.Psi.I, MA.Si

Dalam pembahasan artikel kali ini, penulis akan mengangkat beberapa psikoterapi religius dalam mengatasi stres. Menurut Ramayulis agama (Islam) merupakan a total way of life, tidak ada satu ruang pun dalam kehidupan manusia yang tidak dijamah oleh ajaran agama (Islam) (Ramayulis, 227:2009). Lebih lanjut, menurut Dadang Hawari seorang dokter dan psikiater mengatakan, perkembangan terapi di dunia kedokteran sudah berkembang ke arah pendekatan keagamaan (psikoreligius). Dari pelbagai penelitian yang telah dilakukan ternyata tingkat keimanan seseorang erat hubunganya dengan kekebalan dan daya tahan dalam menghadapi berbagai problem kehidupan yang merupakan stressor psikososial (Dadang Hawari, 139:2001). Dalam pembahasan psikoterapi religius pertama, akan diuraikan terapi melalui shalat dalam mengatasi stres.

Shalat merupakan ibadah wajib yang harus dilaksanakan setiap umat Islam. Hal ini, dikarenakan ibadah shalat yang membedakan umat Islam dengan umat lainnya. Dalam hal ini perintah untuk melaksanakan shalat terdapat dalam QS. al-Baqarah ayat 110: Dan dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat. dan kebaikan apa saja yang kamu usahakan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahala nya pada sisi Allah. Sesungguhnya Alah Maha melihat apa-apa yang kamu kerjakan.

Menurut Kurniawan (Kurniawan, :7-82012), apabila kita meneliti hikmah shalat dalam al-Qur’an, kita akan menemukan sekurang-kurangnya tiga pengaruh positif yang bisa diperoleh dari salat, sebagai berikut :

Salat dapat mendatangkan ketenraman jiwa dan ketenangan batin karena merupakan zikir kepada Allah. Dalam firman Allah Swt QS. Tha-Ha ayat 14, “sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah salat untuk mengingat Aku”. Adapun memperbanyak zikir kepada Allah Swt akan menjadikan hati merasa tentram. Dalam firman Allah QS. al-Ra’d ayat 28, “(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah, hanya dengan mengingat allah hati menjadi tenteram”.
  1. Salat dapat mencegah seseorang dari perbuatan keji dan mungkar. Dalam firman Allah Swt QS. al-Ankabut ayat 45, “Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu alkitab (al-Qur’an) dan dirikanlah salat. Sesungguhnya salat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar, dan sesungguhnya mengingat Allah (salat) adalah lebih besar (keutamaanya dari ibadat-ibadat yang lain), dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan”.
  2. Salat dapat mencegah seseorang dari sifat kikir dan keluh kesah. Dalam firman Allah Swt QS. al-Ma’arij ayat 19-22, “Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah, dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir, kecuali orang-orang yang mengerjakan salat”.
Melalui pelaksanaan shalat, stress yang dialami dapat diatasi. Shalat sebagai penentram hati dan bernilai pahal dari Allah swt. Pelaksanaan shalat dengan pemahaman makna dan penghayatan akan memberikan hasil yang poritif bagi orang yang mengamalkan ibadah shalat. Hal ini juga didukung oleh hasil penelitian yang dilakukan oleh Arif Wisono Adi, menunjukkan adanya korelasi negatif yang signifikan antara keteraturan menjalankan salat dengan tingkat kecemasan. Makin rajin dan teratur orang melakukan salat maka makin rendah tingkat kecemasanya (Djamaludin Ancok dan Fuad Nashori Suroso, 98:2011).

Referensi :
Ancok, Djamaludin dan Fuad Nashori Suroso. Psikologi Islami; Solusi Islam atas Probem-Problem Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, Cetakan VIII, 2011.
Hawari, Dadang. Manajemen Stres, Cemas, dan Depresi, Jakarta, Balai Penerbit FKUI, 2001.
Kurniawan, Irwan. Rahasia dan Hikmah Shalat 5 Waktu yang Bermakna. Bandung: Marja, 2012.
Ramayulis. Psikologi Agama. Jakarta: Kalam Mulia, 2002.

Source : http://www.psychoshare.com/file-1045/psikologi-klinis/terapi-melalui-shalat-agama-sebagai-solusi-mengatasi-stres-ditinjau-dalam-perspektif-psikologi-islam-part-1.html

CherryBellO girls (Andi-Math's collection pics)

(inspirasi) MENGAPA KITA LEBIH MEMUJI ANAK PINTAR DARIPADA ANAK BAIK ?


BANYAK ORANG TUA DAN GURU LEBIH SUKA MEMUJI ANAK YANG PINTAR DAN JUARA DI SEKOLAH NAMUN KURANG MEMUJI ANAK YANG BERBUAT BAIK DENGAN PERILAKU DAN AKHLAK YANG BAIK DI SEKOLAH.

Sebagian dari kita mungkin ada yang berkata yang terbaik ya Pintar dan Baik, tapi faktanya secara bawah sadar kita lebih suka memuji kepintaran seorang anak ketimbang kebaikan anak lainnya. Coba saja perhatikan atau minta pasangan kita memperhatikan kita terhadap anak-anak kita sendiri. Namun demikian kami juga mengakui memang ada di antara kita sudah menyadari bahwa akhlak jauh lebih penting dari pintar hingga para orang tua yang sudah sadar ini lebih sering memuji anaknya yang berbuat baik ketimbang anaknya yang pintar dan jenius di sekolah.

Pertanyaanya adalah, Jika kita lebih suka memuji anak yang pintar atau mungkin jenius di sekolah, Apakah kita yakin bahwa dengan kepintaran seorang anak yang tidak dilandasi dengan AKHLAK dan etika moral yang baik akan bisa hidup bahagia dan menciptakan kebahagiaan bagi keluarga, orang lain dan dunia ?
Mari kita renungkan kisah berikut ini :

Kisah Tragis Manusia Super Jenius
 

Mungkin belum banyak yang mengenal nama William J. Sidis. Kisah berikut akan menjelaskan siapa, apa, dan bagaimana kiprahnya di dunia keilmuan. Sebuah dunia yang mendewakan manusia-manusia super cerdas, lalu lalai pada sisi kemanusiaan itu sendiri.
Berawal dari Boris dan Sarah Sidis, pasutri Yahudi Ukraina yang menjadi imigran ke Amerika Serikat di akhir abad 19 akibat tekanan politik dan agama di negara asal mereka. Boris dan Sarah kemudian menetap di New York. Dalam waktu singkat, Boris menjadi psikolog cukup terkenal berkat metode hipnosis. Sarah menjadi dokter, dan di jaman itu ia satu-satunya perempuan yang mendapat gelar dokter. Karir pasutri ini sangat cemerlang.


Apakah semua cukup? Belum. Mereka menginginkan anak-anak yang bakal mewarisi kecemerlangan otak mereka. Dan, pada tanggal 1 April 1898, Sarah melahirkan anak pertama pasangan itu , William James Sidis .

Sejak kecil, pendidikan (atau pembentukan? pen.) William dimulai begitu intens. Tabungan keluarga digunakan untuk buku, mainan, serta perlengkapan lain yang bisa mendorong sang anak berkembang cepat. Memanfaatkan teknik psikologi inovatif Boris , William diajarkan untuk mengenal dan mengucapkan huruf dari alfabet dalam beberapa bulan. Si kecil sudah bisa berbicara seperti "door" (pintu) saat usianya 6 bulan. Serta terampil makan sendiri dengan sendok ketika 8 bulan.

Apa bayangan Anda tentang William ? ya, anak ajaib. Demikian pula Boris dan Sarah, mereka sangat bangga. Bayangkan, saat menginjak usia 2 tahun William sudah bisa membaca harian New York Times dan mengetik dengan bahasa Inggris dan Perancis.
Sisi negatifnya, pelatihan berlebih ditambah atensi media (berkat Sarah yang suka menulis jurnal memamerkan keberhasilan anak mereka) mengakibatkan William kehilangan sisi "anak" yang seharusnya bermain dengan teman seusianya. Di usia 9 tahun ia sudah diterima di Harvard, walau pihak kampus menolaknya hadir di kelas karena secara emosional ia belum dewasa.


Orang tua William menekan Harvard dengan menuliskan kisah tersebut hingga dimuat di halaman pertama New York Times. Lalu Tufts College juga mengaku pada publik bahwa William mengoreksi kesalahan dalam buku-buku matematika dan mencoba untuk menemukan kesalahan dalam teori relativitas Einstein. Akhirnya Harvard menyerah, William pun bisa kuliah. Ia terdaftar sebagai mahasiswa ketika usianya mencapai 11 tahun.
Boston, 1910.

Di puncak musim dingin, ratusan orang hadir mendengarkan bocah ajaib William J Sidis berbicara tentang dimensi ke-4 pada tubuh manusia. Kabar ini menyebar cepat, dunia terkesima. Media mendapat sumber berita paling sensasional. Wartawan pun terus menguntit William di kampusnya. Bagaikan selebritas, ia tak punya waktu privasi lagi.
Di usia 16 tahun akhirnya William lulus dari Harvard dengan predikat cum laude. Membanggakan bagi orang tua dan publik, tapi tidak bagi William. Menurut penulis biografi Sidis Amy Wallace , William mengaku tidak pernah mencium seorang gadis. Suatu hal yang 'aneh' dalam budaya remaja Amerika. Saat wisuda, ia memberi pernyataan terbuka pada wartawan, "Saya ingin menjalani kehidupan yang sempurna. Satu-satunya cara untuk menjalani kehidupan yang sempurna adalah hidup dalam pengasingan. Saya selalu membenci orang banyak."

Setelah meninggalkan Harvard, masyarakat dan orang tuanya mengharapkan hal-hal besar dari William. Dia memang mengajar matematika di Rice University di Houston, Texas. Faktanya, usia William yang lebih muda dari semua siswanya mengakibatkan kesulitan dalam mengajar. Dia pun mengundurkan diri dan pindah kembali ke Boston.
Di saat yang sama, Amerika sebagai negara kapitalis bertolak belakang dengan haluan komunis. Sementara William justru berpaham sosialis, hal ini membawanya ke penjara di bulan Mei 1919 karena merancang demonstrasi sayap kiri. Dalam sel, ia bertemu Martha Foley seorang sosialis Irlandia. Cinta mereka berdua berjalan rumit, sehubungan dengan faham William yang 'unik' soal cinta, seni, dan seks hanyalah agen sebuah "kehidupan yang tidak sempurna."

Pengakuannya sebagai atheis dan sosialis di pengadilan menghasilkan hukuman 18 bulan penjara bagi William. Untung, pengaruh orangtuanya membuat ia keluar penjara. Ia lalu pindah dari satu kota ke kota lain, dari satu pekerjaan ke pekerjaan lain, dan mengubah namanya agar tak ditemukan. Selama dalam keterasingan hidupnya, ia menulis puluhan buku dengan nama samaran. Masa-masa inilah karya-karyanya terbilang fenomenal. Dalam The Animate and the Inanimate (1925), William mengklaim tentang wilayah gelap di alam semesta (teori yang sekarang berkembang soal dark matter, anti matter, dan black hole). Sidis juga menulis sejarah Amerika dari jaman prasejarah hingga 1928. Ia menyebut bahwa orang-orang kulit merah sebagai penduduk pribumi juga hidup di waktu yang sama ketika nenek moyang kulit putih berkembang di Eropa.

Penarikan diri William dari dunia, memutuskan kontak dengan orangtuanya, menggiring William dalam kesendirian sebagai anti-sosial. Meskipun media tetap berusaha menjadikannya sumber berita. Tulisan di The New Yorker tahun 1937 yang memuat tulisan seorang reporter wanita yang dikirim untuk berteman sambil mengorek rahasia hidup William merupakan aib terbesar dalam hidupnya. Penggambaran dirinya yang kekanak-kanakan, atau menangis di tempat kerja sungguh kisah memalukan. Tuntutan William pada The New Yorker sempat sampai ke Mahkamah Agung, bagaimanapun publik telah melihat 'kehancuran' William yang gagal menjadi seorang pria seperti seharusnya.

Akhirnya di sebuah hari saat musim panas bulan Juli 1944, William ditemukan tak sadarkan diri dalam apartemen kecilnya di Boston. Ia terserang stroke, otaknya sekarat. Tak pernah sadar lagi dan meninggal di usia 46 tahun. Satu kenangan yang tersisa hanya foto dalam dompetnya, foto Martha Foley.

(Sumber & Foto: apakabardunia.com. http://www.apakabardunia.com/2013/12/kisah-tragis-manusia-super-jenius.html)

William James Sidis (apakabardunia.com collection pic)

(inspirasi) MEMILIH KECERDIKAN


Ketika Gandhi belajar hukum di University College, London, seorang professor kulit putih, Peters, sangat membenci Gandhi. Suatu hari ketika Prof Peters sedang makan siang di kantin kampus, Gandhi datang dan duduk di sampingnya sambil membawa makan siangnya. 

Prof. Peters berkata, "Gandhi, apakah anda tidak mengerti seekor babi dengan seekor burung tidak duduk berdampingan untuk makan ?"
Gandhi bagai orang tua yang menatap anak nakal sambil menjawab,"Jangan khawatir Prof. Saya akan segera terbang, dan Gandi segera ngeloyor ke meja lainnya. Muka Prof. Peters memerah penuh kemarahan dan memutuskan untuk balas dendam. 

Hari berikutnya di dalam kelas dia sengaja mengajukan pertanyaan ke Gandhi, "Gandhi, andai kamu sedang berjalan tiba - tiba menemukan paket berisi 1 tas penuh uang dan 1 tas penuh dengan kebijaksanaan. Mana yang kamu ambil ?"
Tanpa ragu Gandhi menjawab, " Ya uang lah."
Prof. Peters, tersenyum sinis dan berkat,"Jika itu aku... maka aku akan mengambil kebijaksanaan."
Gandhi menjawab, "seseorang itu mengambil apa yang tidak dia punya." 

Prof. Peters hilang akal, tidak bisa berkata apa - apa. Dengan penuh kemarahan dia menulis kata "idiot" pada lembar jawaban ujian Gandhi dan memberikan ke Gandhi. Gandhi mengambil dan duduk sambil berusaha keras tetap tenang. Beberapa menit kemudian Gandhi berdiri dan menghampiri sang professor dan berkata dengan sangat sopan,"Prof. Peters, anda hanya menanda tangani lembar jawaban saya tapi belum memberi nilai".

Source : Personal group WA




Ohio, USA (Andi-Math's collection pics)

(cognitionis) MENGAPA LUBANG HIDUNG KITA ADA 2 ?


Kita memiliki hidung berlubang disebelah kiri dan disebelah kanan, apakah fungsi nya sama ? Sebenarnya fungsi nya tidak sama dan dapat kita rasakan bedanya ; sebelah kanan me wakili matahari (mengeluarkan panas) dan sebelah kiri mewakili bulan (mengeluarkan dingin). 

Jika SAKIT KEPALA, cobalah MENUTUP Lubang hidung sebelah KANAN dan
bernafaslah melalui hidung sebelah kiri, lakukan kira - kira 5 menit, sakit kepala akan sembuh. 


Jika Anda merasa LELAH, lakukan sebaliknya. Tutup lubang hidung sebelah KIRI dan bernafaslah melalui hidung sebelah kanan. Tak lama kemudian, Anda akan merasakan segar kembali.

Perempuan bernafas lebih dengan hidung sebelah kiri, sehingga hatinya gampang sekali dingin. Laki - laki bernafas lebih dengan hidung sebelah kanan, sehingga gampang sekali marah.

Apakah Anda ada memperhatikan pada saat bangun, lubang hidung sebelah mana yang bernafas lebih cepat, Sebelah kiri atau kanan ? Jika lubang hidung sebelah kiri bernafas lebih cepat, Anda akan merasa sangat lelah. Tutuplah lubang hidung sebelah kiri dan gunakan lubang hidung sebelah kanan untuk bernafas, Anda akan merasa segar kembali dengan cepat. Cara tersebut boleh diajarkan kepada anak - anak, tetapi efeknya akan lebih baik di terapkan kepada orang dewasa.

Pada suatu malam, saya duduk menutup lubang hidung sebelah kanan dan bernafas dengan lubang hidung sebelah kiri. Dalam kurang dari satu minggu, sakit kepala saya sembuh. Saya teruskan melakukannya selama 1 bulan, sejak malam itu sampai sekarang, sakit kepala saya tidak kambuh lagi.

Source : Personal group WA

Sultan Ahmed, Istanbul Turkey (Andi-Math's collection pics)

(cognitionis) SUAMI SUMBER KEBAHAGIAAN PERNIKAHAN


Ternyata Suami adalah Sumber Pernikahan Bahagia. Seorang istri yang menyenangkan dan kesehatannya bagus, tidak berperan besar dalam keharmonisan rumah tangga. Kondisi Suami Lebih Berperan Dalam Hal Keharmonisan Atau Konflik Rumah Tangga !

Seorang suami yang tidak sering mengeluh dan punya kesehatan bagus cenderung menghasilkan kebersamaan berusia panjang, demikian penemuan sebuah studi yang Maret ini dimuat Journal of Marriage and Family. Penelitian itu, dikutip dari www.parentsindonesia.com, menganalisis 953 pasangan, yang menikah dan yang hidup bersama, berusia 63-90 tahun. Peserta penelitian ini sedikitnya telah hidup bersama selama 39 tahun. Para peneliti menganalisis informasi seputar kesehatan pasangan dan karakteristik lain, seperti sikap positif, caranya bersosialisasi, dan tingkat pengendalian diri.

Sumber : republika.co.id

NOTE : Disadur ulang seperti yang disampaikan oleh kawan saya Asep MSI melalui (Personal group WA)

Bosporus, Turkey (Andi-Math's collection pics)

(cognitionis) NASIHAT KEPADA WANITA

Diriwayatkan oleh Bukhari dalam 67 Kitab Nikah : bahwa dari Abu Hurairah berkata : Nabi bersabda, “Dan hendaknya kalian berhati – hati memberi nasihat baik kepada wanita sebab wanita terjadi dari tulang rusuk yang melengkung, dan yang sangat melengkung itu ujungnya, maka bila kamu berusaha meluruskannya pasti kamu telah mematahkannya, dan bila kamu membiarkannya  maka akan tetap melengkung, karena itu berpesan-pesan baiklah terhadap wanita.” 

(Bukhari – Muslim)

Family Gathering @Intercontinental Hotel, Doha Qatar (Andi-Math's collection pics)

(cerita) TUGAS SAYA SELESAI

Sepanjang tahun 2016 merupakan tahun yang saya akui cukup berat bagi saya. Saya menjalankan 3 kewajiban saya sebagai seorang ibu, istri dan anak bagi kedua orang tua saya. Dimana di tahun ini, saya hamil kembali yang ke 4xnya. Hamil untuk anak ke 3 kami (2008 saya mengalami keguguran dikehamilan ke 2). Kehamilan yang penuh suka cita karena saya menjalani kodrat saya sebagai seorang isteri untuk memberikan keturunan lagi bagi suami saya. Kewajiban saya sebagai seorang ibu yang berjuang memberikan yang terbaik dan nyawa bagi anak ini. Terus terang kehamilan yang ke 4 ini cukup sulit. Kehamilan diatas usia 35 tahun, komplikasi persalinan dan section yang ke 3 buat saya. Hampir setiap minggu saya musti periksa kandungan ke dokter dan periksa laboratorium. Dari pemeriksaan jantung, darah, urin, glucose, ginjal sampai lever semua saya jalanin. 11 pills sehari (6 diantaranya adalah vitamin). Kemudian saya harus memenuhi janji kepada kedua orang tua saya untuk menyelesaikan studi dan buku saya yang sempat tertunda. 


Meski sesungguhnya saya merasa amat sangat letih dan berat apalagi di penghujung tahun, suami saya memutuskan untuk menambah bangunan disamping rumah kami, praktis tugas saya semakin berat. Saya musti ngawasi tukang kerja. Berisik dan banyak debu. Kalau dipikir dengan akal sehat, rasanya tidak mungkin saya bisa melewati masa-masa berat itu dengan baik. Tapi entah kenapa, kehamilan terakhir ini (saya bilang terakhir, karena pabriknya sudah ditutup sama dokter kandungan, hehehehe), saya merasa jauh lebih sabar, sangat sabar, sungguh kesabaran yang tanpa batas saya rasakan saat itu. Saya tahu, Allah memberikan ujian yang cukup berat bagi saya, tapi tekad dan doa saya sudah mantap. 


Alhamdulillah saya perjuangkan hingga ke titik nadir, karena saya percaya bahwa semua hasil dan keberhasilan hanya bisa dicapai dengan keteguhan hati dan kekuatan doa. Anak terakhir kami juga merupakan anak yang kuat. Bayangkan setiap pagi jam 7 (kadang jam 6 pagi) saya sudah duduk di depan laptop, mengerjakan pelan-pelan tesis saya, meneliti semua hasil penelitian saya sendirian tanpa bantuan, mempelajari statistik dari nol (karena terus terang, saya sudah lupa sejak saya lulus sarjana saya belasan tahun lalu), saya baca puluhan jurnal ilmiah dan puluhan buku. Hampir setiap hari juga saya belajar hingga pukul 12 malam. Kalau perut saya sakit, saya tahu kalau bayi saya kelelahan ikut belajar di dalam perut saya, ikut mikir juga, hehehe... Saya istirahat sejenak sambil ngelus-ngelus perut. Saya selalu memberikan influence positif yang terus saya ucapkan kepadanya, "Kita sama-sama berjuang, nak. Mama berjuang demi masa depan kita, mama berjuang menjaga kamu untuk tetap hidup di rahim mama, tapi kamu juga harus berjuang membantu mama menyelesaikan studi mama dan berjuang untuk bisa hidup panjang. Kita sama-sama berdoa kepada Allah demi keselamatan kita berdua". 

Akhirnya 9 tahap ujian itu berhasil saya lalui dimana 5 tahap terakhir saya lakukan hanya 2 minggu setelah operasi sectio. Memang sectio ke 3xnya rasanya lebih sakit luar biasa, tapi suatu keajaiban juga, rasa sakitnya hanya seminggu. Jauh lebih cepat justru dari kedua kakaknya. Saya percaya bahwa Allah Maha besar, Dia pasti akan mempermudah semua urusan saya asal saya tabah dan tetap yakin. 

Saya akui bahwa saya adalah orang yang berusaha memegang komitmen apapun yang sudah menjadi keputusan saya. Jadi saya harus tuntaskan apa yang telah saya ambil. Butuh perjuangan keras memang untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik. Saya menyelesaikan kuliah ini 3 tahun. Ketika masuk kuliah saya baru 40 melahirkan anak ke 2, dan menjelang lulus saya melahirkan anak ke 3. Ibu saya selalu bertanya apakah saya kuat apalagi ditambah saya sedang bangun rumah. Saya jawab, "Insha Allah karena Allah tahu bahwa saya pasti bisa melewati ini semua. Tuhan tidak akan memberikan ujian melebihi kapasitas umatNya".Setiap anak pasti membawa rezekinya masing-masing, dan Tuhan pasti memudahkan jalan asal kami tawakal dan terus berusaha. 

Terima kasih ya, terutama buat suami tercinta yang embul-embul Babah Andi, yang ga pernah nyerah buat support istrinya terus, apalagi saat down kehilangan semangat ngerjai tesisnya. Hehehe... mencintai saya dengan seluruh jiwa raganya dan saya akui itu. Pastinya doa ibu dan ayah saya sepanjang masa, doa dari ibu pengasuh saya, Umi yang selalu ada sejak saya dilahirkan sampai saya memiliki 3 anak, juga pastinya dukungan 3 anak saya. Terima kasih Alla.... 

Oh ya, tesis saya telah saya terbitkan dalam bentuk buku. Tentang marital satisfaction, buku yang membahas pernikahaan dari sudut psikologi sosial dan dalam perspektif psikologi Islam. Ini buku ke 2 saya. Buku pertama saya buat dengan ayah saya. Semoga bisa menemukan di toko buku ya...

Marital Satisfaction Book (Andi-Math's collection pics)

(cerita) EGOIS DAN KEBAHAGIAAN


Pada suatu acara seminar yg dihadiri oleh sekitar 50 peserta. Tiba - tiba sang Motivator berhenti berkata - kata dan mulai memberikan balon kepada masing - masing peserta. Mereka masing - masing diminta untuk menulis namanya di balon - balon tersebut dengan menggunakan spidol. Kemudian semua balon dikumpulkan & dimasukkan ke dalam ruangan lain. Sekarang semua peserta disuruh masuk ke ruangan itu & diminta untuk menemukan balon yang telah tertulis nama mereka, & diberi waktu hanya 5 menit. Semua orang panik mencari nama mereka, bertabrakan satu sama lain, mendorong & berebut dengan orang lain disekitarnya sehingga terjadi kekacauan. Waktu 5 menit pun usai, tidak ada seorangpun yg bisa menemukan balon mereka sendiri.

Lalu berikutnya, Sang Motivator meminta kepada Peserta untuk secara acak mengambil sembarang balon & memberikannya kepada orang yang namanya tertulis di atasnya. Dalam beberapa menit semua orang punya balon dengan nama mereka sendiri.Akhirnya sang Motivator berkata : "Kejadian yang baru terjadi ini mirip & sering terjadi dalam kehidupan kita sehari-hati. Semua orang sibuk mencari kebahagiaan untuk diri sendiri, mirip dengan mencari balon mereka sendiri, dan banyak yang gagal. Mereka baru berhasil mendapatkannya ketika mereka memberikan kebahagiaan kepada orang lain, mirip dengan memberikan balon tadi kepada pemiliknya".

Kebahagiaan kita terletak pada kebahagiaan orang lain. Beri kebahagiaan kepada orang lain, maka kita akan mendapatkan kebahagiaan kita sendiri. Sebab itu jauhkan keegoisan dan berusaha keras Mencari kebahagiaan sendiri. Sebab kunci kebahagiaan itu sendiri adalah "MEMBERI".

Source : Personal goup WA


Candi Borobudur (Andi-Math's collection pics)

(inspirasi) ARTHUR ASHE, "Kenapa harus saya" ?

Arthur Ashe, pemain Wimbledon legendaris sekarat karena AIDS yang berasal dari darah yang terinfeksi virus ketika operasi jantung pada 1983. Dia menerima surat dari para penggemarnya, salah satu dari mereka ada yang menyampaikan : "Mengapa Tuhan memilih Anda untuk mendapatkan penyakit yang buruk seperti ini ?" Terhadapnya, Arthur Ashe menjawab : "50 juta anak mulai bermain tenis, 5 juta dari mereka belajar bagaimana bermain tenis, 500 ribu belajar tenis secara profesional, 50 ribu bertanding dalam turnamen, 5 ribu mencapai Grand Slam, 50 mencapai Wimbledon, 4 mencapai semifinal, 2 mencapai final dan ketika saya menggenggam pialanya, saya tak pernah bertanya pada Tuhan, "Kenapa (harus) saya?"

Jadi ketika sekarang saya sakit, bagaimana bisa saya menanyakan kepada Tuhan, "Kenapa (harus) saya?" 

Kebahagiaan membuatmu tetap manis. Cobaan membuatmu kuat. Kesedihan membuatmu tetap menjadi manusia. Kegagalan membuatmu tetap rendah hati. Kesuksesan membuatmu tetap berpijar. Namun, hanya iman yang membuatmu tetap melangkah.

Layak dibagikan :

Kadang engkau merasa tidak puas terhadap kehidupanmu sementara banyak orang di dunia ini memimpikan bisa hidup sepertimu. Anak kecil di ladang memandang pesawat terbang di atasnya, dan memimpikan bisa terbang, tetapi sang pilot di pesawat itu memandang ladang di bawahnya dan memimpikan bisa pulang ke rumah. Begitulah hidup. Nikmatilah hidupmu. 

Jika kekayaan adalah rahasia kebahagiaan, tentu orang-orang kaya akan menari-nari di jalanan. Tapi ? Hanya anak-anak miskinlah yang melakukannya. Jika kekuatan memang menjamin keamanan, tentu orang-orang penting akan berjalan tanpa pengawalan. Tapi ? Hanya mereka yang hidup sederhana yang bisa tidur nyenyak. Jika kecantikan dan kepopuleran memang membawa kita pada hubungan yang ideal, tentu para selebriti pasti punya perkawinan yang terbaik.

Hiduplah sederhana. Berjalanlah dengan rendah hati, dan mencintailah dengan tulus.

Source : Personal Group WA

Singapore (Andi-Math's collection pics)
 

(quote) SEMBUNYI KEBAIKAN

"Dengan menyembunyikan kebaikan yang sesungguhnya, agar ia dipandang baik menurut Allah bukan pada pandangan manusia" 

(Mathilda Soleh) 

Singapore (Andi-Math's collection pics)
 

(quote) SIMPAN RAHASIA

"Tidak ada manusia yang bisa menyimpan rahasia. Bila bibir nya diam, ia akan berceloteh dengan ujung jarinya. Rahasia terbesit dari seluruh pori - pori kulit nya"

(Sigmunt Freud)

(quote) KONSENSUS LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN

"Kultur adalah hasil dari suatu konsensus dan setiap konsensus tidak pernah selesai atau berhenti di titik final, termasuk dalam hubungan laki-laki dan perempuan. Perbedaan laki-laki dan perempuan memang final, namun jika hal itu diterapkan di tingkat sosiokultural, yang terjadi adalah distorsi, bias, atau bahkan ketimpangan dan ketidakadilan"

(Toety Heraty Noerhadi)

Kamis, 27 April 2017

(quote) TERUJI

"Hidup yang tidak teruji adalah hidup tanpa makna" 


(Socrates)

(quote) 2 ORANG

"CINTA itu harus memiliki. Karena ketika 2 orang bersama, kemudian cinta akan tumbuh dengan kuatnya"

(Mathilda Soleh)

Mekkah, KSA (Andi-Math's collection pics)
 

(quote) ORANG LAIN

"Ketika aku sudah mencintai orang lain lalu kemudian kau baru menyadari bahwa betapa pentingnya aku dalam hidupmu maka semua telah sia sia"

(Mathilda Soleh)


Sungai Musi, Palembang (Andi-Math's collection pics)

 

(cognitionis) DHUHA

Hal yang paling saya senangi ketika dipagi hari, saya bisa sempat sholat Dhuha. Tahukah bahwa ada makna filosofi dibalik sholat Dhuha itu.
  • Dengan sholat Dhuha, artinya kita bisa terus mengingat Allah SWT ketika bahagia
  • Dengan sholat Dhuha, sebagai perwujudan rasa syukur kepada Allah SWT ; dan
  • Dengan sholat Dhuha merupakan bentuk tawakal manusia kepada Allah SWT. 
Jadi, sudah sholat dhuha kah kalian ?
Al Mansoura St, Doha Qatar (Andi-Math's collection pics)

(quote) BERLIAN

"Setiap pribadi yang baik akan tetap seperti berlian meski di situasi yang terburuk sekalipun. Namun untuk mereka yang jahat, akan tetap seperti arang meski terselimuti emas sekalipun" 

(Mathilda Soleh)


Princess Island (Andi-Math's collection pics)

Rabu, 26 April 2017

(qoute) TRY

"A person who never made a mistake never tried anything new"

-Albert Einstein-

(qoute) SILENT

"To be silent is the biggest art in a conversation"

-Anonim-

(qoute) POSITIVE

"Selalu tetap positive thinking agar jiwa tetap positive" 

(Mathilda Soleh)


Keraton Jogjakarta (Andi-Math's collection pics)

(qoute) KAKI WANITA

"Betapa Pentingnya seorang wanita mampu berdiri di atas kakinya sendiri tanpa harus bergantung pada suami dimanapun wanita tersebut berada. Karena kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan"

(Mathilda Soleh)

JEBEL ALI - DUBAI (Andi-Math's collection pics)

(qoute) SERUAN

"Setiap terdengar seruan Allah, menggetarkan jiwa, dan itulah saatnya bersujud"

(Mathilda Soleh)

Museum of Islamic Art, Doha Qatar (Andi-Math's collection pics)

(qoute) FORTUNE

"Says Alhamdulillah for the fortune that Allah's given through myself"

(Mathilda Soleh)


(Andi & Math's Collection) Keraton Jogjakarta
Keraton Jogjakarta (Andi-Math's collection pics)




(qoute) HARDWORKING

"The most important for reaching your goal is hardworking" 

(Mathilda Soleh)


Ohio, USA (Andi-Math's collection pics)

(qoute) COMMITMENT

"Be commitment for 1 reason is not easy, but at least try it" 

(Mathilda Soleh)

Singapore (Andi-Math's collection pics)

(qoute) HAPPY

"Happiness means different things to different people. The question, are you happy ?"

(Mathilda Soleh)

Soug Waqif Qatar (Andi-Math's collection pics)

(qoute) WISDOM

"Being careful in judging an opinion is a sign of wisdom"

(Anonim)

(qoute) EMOSI

"Sulitnya menahan emosi terpendam, namun saat meledak - ledak itu juga tidak baik"

(Mathilda Soleh)

Dubai Mall, UAE (Andi-Math's collection pics)

(qoute) TERAKHIR

"Kalau saja esok adalah hari terakhirku maka hari ini akan aku nikmati dengan sepenuh jiwa"

(Mathilda Soleh)

Dubai, UAE (Andi-Math's collection pics)

(qoute) JUDGE

"People can judge you from what they think, but people can't understand you from what you feel"

(Mathilda Soleh)

Lift inside to the Top of Burj Khalifa (Andi-Math's collection pics)

(qoute) MENGADU

"1001 rasa di hati. 1001 hal di pikiran. Tapi cuma 1 tempat mengadu, Allah"

(Mathilda Soleh)

Doha, Qatar (Andi-Math's collection)

(qoute) RIGHT PERSON

"By sending the right person for ourselves is a blessed"

(Mathilda Soleh)

Jebel Ali, Dubai, UAE (Andi-Math's collection pics)

(qoute) TIPIS

"Hidup dan mati, hanya "berjarak" amat sangat tipis sekali"

(Mathilda Soleh)


Dubai Town, UAE (Andi-Math's collection pics)

(qoute) HATI

"Masa lalu yang tak pernah surut, hanya Tuhan yang tahu hati manusia"

(Mathilda Soleh)


Dubai Mall (Andi-Math's collection pics)

(qoute) DOSA

"Ketika sakit, mengingatlah bahwa itu dapat melebur dosa kita" 

(Mathilda Soleh)

Bangkok, Thailand (Andi-Math's collection pics)

(qoute) MASALAH

"Tidak ada masalah yg tidak dapat diselesaikan, asal bisa berkomunikasi dengan baik"

(Mathilda Soleh)

Corniche Beach, Doha, Qatar (Andi-Math's collection pics)

(qoute) BLESSING

"A blessing woman is when you have a blessing kids"

(Mathilda Soleh)


Singapore (Andi-Math's collection pics)




(qoute) BETTER

"It is better late than we never know the answer" 

(Mathilda Soleh) 

Mall of Emirates, Dubai UAE (Andi-Math's collection pics)

(qoute) AKHIR

"Selalu ada akhir dari setiap perkara"

(Mathilda Soleh) 

Nuts @Al Mansoura, Doha Qatar (Andi-Math's collection pics)

(qoute) TIRU


"Ternyata tidak mudah menjadi seseorang yang bisa ditiru dengan baik" 

(Mathilda Soleh)

Kuala Tungkal, Jambi (Andi-Math's collection pics)


Senin, 24 April 2017

(cognitionis) PENGARUH TABIAT ISTRI TERHADAP CARA SUAMI MENCARI NAFKAH

Hasan Al-Bashri berkata, “Aku datang kepada seorang pedagang kain di Mekkah untuk membeli baju, lalu si pedagang mulai memuji-muji dagangannya dan bersumpah, lalu akupun meninggalkannya dan aku katakan tidaklah layak beli dari orang semacam itu, lalu akupun beli dari pedagang lain.”

2 tahun setelah itu aku berhaji dan aku bertemu lagi dengan orang itu, tapi aku tidak lagi mendengarnya memuji-muji dagangannya dan bersumpah, Lalu aku tanya kepadanya : ”Bukankah engkau orang yang dulu pernah berjumpa denganku beberapa tahun lalu?” Ia menjawab : “Iya benar”. Aku bertanya lagi, ”Apa yang membuatmu berubah seperti sekarang ? Aku tidak lagi melihatmu memuji-muji dagangan dan bersumpah !”. Dia pun bercerita, ”Dulu aku punya istri yang jika aku datang kepadanya dengan sedikit rizki, ia meremehkannya dan jika aku datang dengan rizki yang banyak ia menganggapnya sedikit. Lalu Allah mewafatkan istriku tersebut, dan akupun menikah lagi dengan seorang wanita.

 Jika aku hendak pergi ke pasar, ia memegang bajuku lalu berkata, ’Wahai suamiku, bertaqwalah kepada Allah, jangan engkau beri makan aku kecuali dengan yang thayyib (halal). Jika engkau datang dengan sedikit rezeki, aku akan menganggapnya banyak, dan jika kau tidak dapat apa-apa aku akan membantumu memintal (kain)’.


Masya Allah…Milikilah sifat Qana’ah (suka menerima / jiwa selalu merasa cukup). Biasanya Wanita (Istri) sering TERJEBAK pada keinginannya untuk terlihat Cantik dengan Pakaian yang Serba Mahal.Janganlah menjadi jurang dosa bagi Suamimu.

Wanita shalihah akan mendorong Suaminya kepada kebaikan, ketaatan sedangkan wanita kufur akan menjadi pendorong bagi suaminya untuk berbuat dosa, kemakshiatan. CUKUPKAN DIRI DENGAN YANG HALAL dan BAIK. Ukuran Rizki itu terletak pada keberkahannya, bukan pada jumlahnya.

(Kitab Al-Mujaalasah wa Jawaahirul ‘Ilm (5/252) karya Abu Bakr Ahmad bin Marwan).


Source : Milis Group Personal



Katara, Doha Qatar (Andi-Math's collection pics)

(cerita) The Life

by : Mathilda Soleh

Ada banyak cara menuju kebermanfaatan. Bila memang belum mampu bermanfaat bagi banyak orang lain, namun setidaknya belajar untuk bermanfaat bagi disekeliling ini. 

Hidup harus selalu bermakna dan memiliki arti dalam setiap jengkal kejadiannya. Hidup memang harus memilih seperti ketika kita berada dipersimpangan jalan. Jalan mana yang harus diambil, dan setiap pilihan hadir dengan segala konsekuesinya. 

Karena konsekuensi tersebut, harus membuat kita menjadi pribadi bertanggung jawab.
Katara, Doha Qatar (Andi-Math's collection pics)


(cerita) KISAH DUA RANJANG

Di sebuah kamar di Rumah Sakit ada dua ranjang. Ranjang pertama dekat jendela dan ranjang yang satu lagi jauh dari jendela. Setiap hari seorang gadis kecil yang terbujur lemah yang berada di ranjang dekat jendela menceritakan apa yang dia lihat ke seorang ibu yang terbaring di ranjang satunya lagi.
"Apa yang kamu lihat hari ini dik?" tanya ibu itu. Gadis itu menjawab "Di luar ada banyak anak-anak kecil sedang bermain, mereka bernyanyi gembira dan tertawa riang. Ada tanaman-tanaman bunga yang sangat cantik, dan rumput taman yang indah. Ada sepasang Angsa yang cantik di kolam taman." Dengan riang gadis itu bercerita.
Hari demi hari ibu itu bertanya pada gadis itu, dan gadis itu terus menceritakan apa yang ia lihat di luar jendela.Akhirnya pada satu malam gadis itu sesak nafas. Ibu itu bisa saja membantu gadis itu dengan memencet bell agar suster cepat datang, tapi justru dibiarkan saja. Dalam hatinya, ini kesempatanku untuk bisa pindah ke ranjang dekat jendela jika gadis itu mati jadi aku bisa lihat pemandangan luar.
Esok harinya gadis itu meninggal, dan ibu itu berkata kepada suster, "Aku mau pindah ke ranjang yang dekat jendela itu". Suster memindahkan ibu itu ke ranjang yang didekat jendela, ranjang si gadis kecil terdahulu. Dengan riang si ibu melongok ke jendela begitu pindah. Apa yang dia lihat ? Ternyata yang dilihat hanyalah "atap dan tembok" karena rupanya gadis kecil itu buta.
Apa makna dari cerita ini ?
Terkadang kita suka merasa diri tidak bahagia dan selalu melihat kebahagiaan orang lain. Kita suka berandai-andai diluar logika kita. Andai aku punya istri cantik seperti dia. Andai aku punya suami baik seperti dia. Andai aku bisa sekaya dia. Andai aku punya jabatan seperti dia, punya ortu seperti ortunya, punya mobil bagus seperti dia. Andai, andai dan andai selalu memikirkan apa yang orang lain miliki. Setiap orang punya kesusahan masing-masing. Orang yang bahagia adalah orang yang selalu melihat hidup ini indah. Yang selalu berpikir positip walau hanya "atap dan tembok" yang ada di depan matanya, tapi yang dia lihat adalah visinya dan selalu ceria melewati hidup. Bersyukur lah masih dapat menikmati kehidupan dan mau membagikan keceriaan kepada orang lain. Mengucap syukur lah dalam segala hal. Kesempurnaan hidup hanya didapatkan dengan rasa syukur. Setiap orang punya cerita indah masing-masing.
Sudahkah Anda selalu bersyukur ?
Source : Anonim
(Note : Untuk seseorang diluar sana, bersyukurlah ketika Tuhan memberimu kebahagiaan, keluarga, harta, dsb. Karena ketika engkau bersikap congkak dengan kesombonganmu maka sekejap mata saja Tuhan mencabut kenikmatan hidupmu. Jangan pernah berbuat curang, licik dan menyakiti orang lain. Dunia tidak dalam genggaman mu, dan engkau adalah nothing. - MS)

Merlion Park, Singapore (Andi-Math's collection pics)