Selasa, 02 Oktober 2012
Tempe (Indonesia Traditional Food)
Since tempe (in Qatar)'s too expensive then we decided to make it. Here's the way how to make Tempe (the most Indonesian traditional food) - the fermented soy bean.
-good luck-
-good luck-
Siapkan kedelai mentah
Cuci bersih berkali - kali, lalu rendam di dalam baskom besar dan biarkan semalaman
Setelah di rendam 1 malam, akan membesar seperti ini
Cuci bersih kembali sambil dibuang kulit luar kedelai
Rebus kedelai
Hingga keluar busa, lalu matikan api
Tiriskan kedelai dari airnya, lalu keringkan kedelai diatas api sambil diaduk agar tidak gosong
(untuk lebih kering kedelai) - kedelai di jemur hingga benar benar kering
Setelah di jemur, diamkan kedelai dahulu
Siapkan ragi
Takar ragi
Campurkan ragi ke kedelai
Aduk rata
Siapkan pembungkus tempe dan tusuk gigi
Masukkan 2/3 kedelai dan tusuk - tusuk bungkusnya untuk memberikan udara kedalamnya
Hasil kedelai yang sudah disimpan selama 2 hari di tempat kering dan tertutup
Tempe berupa bungkusan plastik
Tempe terasa hangat dan bagus
Siap diolah
(cooking) Indonesian Tofu (Tahu Indonesia)
After successful made Tempe, then we explore to make Tahu. Please enjoy your new recipe how to make Tahu. Yummy....
|
(poem) BAYI LELAKIKU
Hup Hola Hola Hola Hola
Aku Berguling guling
Menghampiri Bundaku
Yang Menungguku Diseberang Langkahku
Tra Lalalalala Looop
Memandang Kanan Memandang Kiri
Aku Bingung
Mengapa Ada Jari Di Tangan Kakiku
Nyap Nyaaaammmm
Perutku Kenyang Aku Mengantuk
Mengapa Makananku Enak Sekali
Huh, Aku Banyak Makan
Dabidu Dabidu Dabidu
Mainanku Banyak Sekali
Aku Ingin Mengigitnya
Gusi Ini Gatal Sekali
Ah, Gigiku Kapan Tibanya
Mamamamama, Papapapapapa
Aku Riang Gembira
Mari Bermain Main Denganku
Aku Menunggu Disini
.....
"Dedicated To Lovely My Dearest, kids
Note : Wrote on July 3, 2008
| Keraton Surakarta, Solo (Andi-Math's collection pics) |
(poem) MEREKA
Aku, Manusia Tidak Sempurna
Aku, Sangat Biasa
Hanya Seorang Diri Yang Menunggu Cinta
Dia, Sempurna Dari Sudut Mataku
Dia, Lebih Dari Biasa
Datang Dengan Segenap Cinta
Kami, Bersama, Setidaknya Hingga Detik Ini
Kami, Ingin Lebih Berharap
Ketika Aku, Dia Dan Mereka Ada Kemudian
Ternyata Cinta Semakin Menyatukan Kami
Menjadi Aku, Dia Dan Mereka, Our Kids
Note : Wrote on June 25, 2008
![]() |
| (Andi-Math's collection pics) |
(poem) IN THE NAME OF LOVE
by : Mathilda Soleh
Lengkap Hidup Ini
Dikala Separuh Jiwa Bertemu Dengannya
Lengkap Kebahagiaan Ini
Ketika Cinta Telah Melabuhkan Pada Pernikahan
Pernikahan Yang Terjadi Sekali Dalam Hidup
Menentramkan Insan Sebagai Makhluk-Mu
Pernikahan Yang Mengajarkan Tentang Makna Sejati
Untuk Tumbuh Kesetiaan dan Ketulusan
Aku dan Dia Mungkin Bukan Manusia Yang Sempurna
Sebagai Suami dan Istri, Seperti Muhammad S.A.W dan Khadija
Namun Pernikahan Mengajarkan Kami
Menjadi Sepasang Kekasih Yang Rukun
Cinta Tak Diajarkan Dari Dongeng dan Lembaran-lembaran Buku
Tapi Biarkan Pernikahan ini Menjadi Bukti
Atas Rahmat Yang Telah Allah Berikan
“Pernikahan Atas Nama Cinta”
Note : Wrote on July 27, 2007
Lengkap Hidup Ini
Dikala Separuh Jiwa Bertemu Dengannya
Lengkap Kebahagiaan Ini
Ketika Cinta Telah Melabuhkan Pada Pernikahan
Pernikahan Yang Terjadi Sekali Dalam Hidup
Menentramkan Insan Sebagai Makhluk-Mu
Pernikahan Yang Mengajarkan Tentang Makna Sejati
Untuk Tumbuh Kesetiaan dan Ketulusan
Aku dan Dia Mungkin Bukan Manusia Yang Sempurna
Sebagai Suami dan Istri, Seperti Muhammad S.A.W dan Khadija
Namun Pernikahan Mengajarkan Kami
Menjadi Sepasang Kekasih Yang Rukun
Cinta Tak Diajarkan Dari Dongeng dan Lembaran-lembaran Buku
Tapi Biarkan Pernikahan ini Menjadi Bukti
Atas Rahmat Yang Telah Allah Berikan
“Pernikahan Atas Nama Cinta”
Note : Wrote on July 27, 2007
![]() |
| (Andi-Math's collection pics) |
(poem) ROSE
by : Mathilda Soleh
Lihat,
Bunga Itu Cantik
Tapi Tajam
Dengan Duri Di Tangkainya
Runcing, Kecil Dan Menyakitkan
Bunga Indah Dengan Merah Dikelopaknya
Warna Yang Sama Dengan Dirimu
Hasrat, Cinta Dan Kekuatan
Aku Tidak Pernah Mengerti
Mengapa Kau Menginginkannya
Aku Juga Tak Ingin Memahami
Mengapa Kau Ingin Aku Mengambilnya
Bunga
Yang Tumbuh Diantara Ilalang Liar
Tapi
Justru Bunga Itu Memberi Warna
Bagi Sekelilingnya
Yang Gersang Karena Tiupan Angin
Biarkan Bunga Itu Tetap Tumbuh
Seperti Saat Ini
Karena
Bunga Itu Istimewa....
Lihat,
Bunga Itu Cantik
Tapi Tajam
Dengan Duri Di Tangkainya
Runcing, Kecil Dan Menyakitkan
Bunga Indah Dengan Merah Dikelopaknya
Warna Yang Sama Dengan Dirimu
Hasrat, Cinta Dan Kekuatan
Aku Tidak Pernah Mengerti
Mengapa Kau Menginginkannya
Aku Juga Tak Ingin Memahami
Mengapa Kau Ingin Aku Mengambilnya
Bunga
Yang Tumbuh Diantara Ilalang Liar
Tapi
Justru Bunga Itu Memberi Warna
Bagi Sekelilingnya
Yang Gersang Karena Tiupan Angin
Biarkan Bunga Itu Tetap Tumbuh
Seperti Saat Ini
Karena
Bunga Itu Istimewa....
![]() |
| Bosporus, Turkey (Andi-Math's collection pics) |
(berbagi) SUMMER IN DOHA
Biasanya di bulan Mei, suhu hanya hanya kisaran 30 - 40 C, Tetapi di tahun ini (2012), bulan mei, suhu sudah mencapai 51 Derajat Celcius. Semoga di bulan Juli nanti, disaat umat muslim berpuasa, udara sudah akan menurun kembali. Allah SWT Maha Adil dan Mengetahui segalanya....
Doha, Februari 10, 2012
![]() |
| Summer in Doha (Andi-Math's collection pics) |
(poem) KATA TERAKHIR
by : Mathilda Soleh
For a while.....
We look at each other
Without speak just thinking of this fate
You clasped your hands....
Restrained your desire
With a thousand feeling that can't be explained
Silent....
I touched your hands
Face become ashen and think
How could this heart be cold ?
Please....
Stop to look at me
Just say a word
Stop to clenched your jaw
Just tell me even one word
But then
I said for a last word
Please, go
For a while.....
We look at each other
Without speak just thinking of this fate
You clasped your hands....
Restrained your desire
With a thousand feeling that can't be explained
Silent....
I touched your hands
Face become ashen and think
How could this heart be cold ?
Please....
Stop to look at me
Just say a word
Stop to clenched your jaw
Just tell me even one word
But then
I said for a last word
Please, go
![]() |
| Research, Jakarta (Andi-Math's collection pics) |
(poem) BEST FRIEND' S WEDDING
by : Mathilda Soleh (in memorial)
Kamis, July 30 1993
13 Tahun Yang Lalu....
Sepasang Sahabat Bertemu
Dengan Satu Keinginan Yang Ingin Terwujud
Berangan-angan Menikah Dengan Seseorang
Yang Menyayangi Dengan Tulus
13 Tahun Yang Lalu....
Sepasang Sahabat Saling Bertanya
Dengan Satu Harapan,
"Mengapa Kita Sangat Cocok ?"
Dia Menjawab
"Karena Kita Adalah Sulung Dan Bungsu Yang Saling Melengkapi"
Pertanyaan Lain
"Bilamana Akan Menikah Nanti, Haruskan Sulung Mencari Bungsu, Dan Sebaliknya ?"
Kembali Dia Berujar,
"Ya Benar, Ibarat Panci Dan Tutupnya, Klop...!!"
Kemudian Pada Minggu itu 27 August 2006
Suatu Tempat Di Tepi Kota Jakarta Pukul 07.30
Sahabatku Menikah Dengan Lelaki Bungsu
Dari Pertemuan Yang Diawali
Karena Sebuah Reuni Sekolah
Seribu Rasa Dan Harapan Singgah Di Hati
Seribu Kalimat Bernaung Di Pikiran Ini.....
Ketika
Aku Melihat Ijab-Kabulmu
Hari ini
Aku Membuktikan Ucapan Itu....
Kau, Sahabatku, Si Sulung Mendahuluiku Menikah
Dengan Bungsu Yang Menyayangimu
Selamat Menempuh Hidup Baru
Sahabat
Semoga Kebahagiaan Yang Kau Rasakan
Akan Datang Padaku Juga
Suatu Saat Nanti
Wrote on August 28, 2006
Kamis, July 30 1993
13 Tahun Yang Lalu....
Sepasang Sahabat Bertemu
Dengan Satu Keinginan Yang Ingin Terwujud
Berangan-angan Menikah Dengan Seseorang
Yang Menyayangi Dengan Tulus
13 Tahun Yang Lalu....
Sepasang Sahabat Saling Bertanya
Dengan Satu Harapan,
"Mengapa Kita Sangat Cocok ?"
Dia Menjawab
"Karena Kita Adalah Sulung Dan Bungsu Yang Saling Melengkapi"
Pertanyaan Lain
"Bilamana Akan Menikah Nanti, Haruskan Sulung Mencari Bungsu, Dan Sebaliknya ?"
Kembali Dia Berujar,
"Ya Benar, Ibarat Panci Dan Tutupnya, Klop...!!"
Kemudian Pada Minggu itu 27 August 2006
Suatu Tempat Di Tepi Kota Jakarta Pukul 07.30
Sahabatku Menikah Dengan Lelaki Bungsu
Dari Pertemuan Yang Diawali
Karena Sebuah Reuni Sekolah
Seribu Rasa Dan Harapan Singgah Di Hati
Seribu Kalimat Bernaung Di Pikiran Ini.....
Ketika
Aku Melihat Ijab-Kabulmu
Hari ini
Aku Membuktikan Ucapan Itu....
Kau, Sahabatku, Si Sulung Mendahuluiku Menikah
Dengan Bungsu Yang Menyayangimu
Selamat Menempuh Hidup Baru
Sahabat
Semoga Kebahagiaan Yang Kau Rasakan
Akan Datang Padaku Juga
Suatu Saat Nanti
Wrote on August 28, 2006
| Mekkah, KSA (Andi-Math's collection pics) |
(poem) SURAT UNTUK BUNDA
by : Mathilda Soleh
Bunda.....
Apakah Ini Yang Kau Maksud Dengan Cinta ?
Yang Pernah Kau Rasakan Juga Tentang Getaran Hati ?
Tentang Seseorang Dalam Jiwa
Bunda....
Ya, Dapat Kurasakan Semuanya
Aku Tahu Cinta, Rindu Dan Luka
Bahagia Dengan Cinta
Riang Dengan Degung Jantung Yang Bergetar
Sungguh
Tak Mampu Diukir Dengan Kalimat
Ketika Rasa Cinta Itu Datang
Namun,
Bunda....
Tetapi Kenapa Tidak Kau Katakan Padaku
Bila Cinta itu Ternyata Tak Harus MemilIki
Tahukan Kau, Bunda
Aku Terluka. Sangat Terluka
Katakan Alasannya Bunda,
Kenapa Luka Itu Menghampiriku ?
Kenapa Luka Itu Ingin Aku Menderita ?
Bunda....
Aku Benci Cinta
Tolong Bunda, Jangan Paksa Aku Mencinta Lagi
Cinta Telah membawaku Seakan Ke Langit Tujuh
Tetapi Karena Cinta Juga Yang Membawaku Ke Dasar Bumi
Tak Kuasa Menahan Rasa Sedih Ini
Hatiku Hancur
Lebih Yang Kau Bayangkan, Bunda...
Aku Telah Memberi Cinta Itu Lebih Dari Yang Kau Katakan...
Bunda….
Kini....
Aku Hanya Memiliki 10 % Sisa Cinta
Sisa Yang Untuk Diriku Sendiri...
Agar Aku Dapat Bertahan....
Diantara Kesedihan Ini, Bunda.....
”memorable moment”
| West Bay, Doha Qatar (Andi-Math's collection pics) |
(poem) YANG PERNAH ADA
by : Mathilda Soleh
Dan Tahukah Kau....
Bila Rasa Itu Tetap Ada
Cinta Yang Menurutmu Tak Seharusnya Ada
Harapan Menyiksa Hingga Tak Mampu di Hapus
Jangan Menghindar dan Menghilang....
Jangan Minta Aku Melupakannya
Meski Kau Ingin Menyangkalnya
Karena Aku Tidak Ingin Berbohong
Menyangkal Seakan Kisah Kita....
Tidak Pernah Ada
Hanya Sepenggal Kejujuran Diri
Bahwa
Cinta Ini Pernah Ada
Dulu.....
Cinta Yang Menurutmu Tak Seharusnya Ada
Harapan Menyiksa Hingga Tak Mampu di Hapus
Jangan Menghindar dan Menghilang....
Jangan Minta Aku Melupakannya
Meski Kau Ingin Menyangkalnya
Karena Aku Tidak Ingin Berbohong
Menyangkal Seakan Kisah Kita....
Tidak Pernah Ada
Hanya Sepenggal Kejujuran Diri
Bahwa
Cinta Ini Pernah Ada
Dulu.....
| Crazy Signal st, Doha Qatar (Andi-Math's collection pics) |
(poem) LEPAS
By : Mathilda Soleh
Beberapa Tahun Lalu Kita Bertemu
Dalam Suatu Rangkaian Inti Terbentuk
Kita Jatuh Cinta Pandangan Pertama
Kau, Menjagaku Lebih Dari Siapapun
Mencariku Ketika Aku Ditinggalkan
Dan....
Melindungiku Ketika Aku Tak Berdaya
Diri Ini Menjadi Tergantung Padamu....
Rasa Ini Tertahan Tuk Tidak Lebih Dari Sekadar Teman
Mempercayai Bila Persahabatan Ini Tak Boleh Dirusak Oleh Cinta
Takut....
Mengubur Rasa Ini Ke Dalam Bumi
Waktu Ke Waktu
Sikapmu Berubah....
Kau Sering Datang Sekejab Dan Lalu Kau Pergi Tanpa Kabar
Aku Menunggumu Tuk "Meraihku"
Namun Kau Terlalu Penakut, Kau Mencintaiku
Dan Kau Berusaha Untuk Lari Dari Perasaanmu
Kau Berusaha Memunafikan Perasaanmu
Aku Tidak Ingin Terbelenggu Dengan Harapan Kosong
Kekasihku Datang
Dengan Penuh Cinta Untukku
Dia Melihat Ketulusanku Untuk Bangkit
Lalu...
Tiba-tiba Kau Kembali Setelah Aku Lelah Menunggu
Sia-Sia, Kau Lamban Seperti Keledai
Ungkapkan Rasa Ketika Aku Telah Terikat
Sejuta Rasa Bercampur Menjadi Satu
Katakan Padaku, Apa Ini Takdir ?
Takdir Bahwa Kau Bukan Untukku
Kenapa Tuhan Melakukan Ini Padaku ?
Bukan Karena Aku Tidak Sempurna Tuk Menjadi Milikmu
Tetapi
Memang Bukan Kau Yang Mampu Menghadapiku
Aku Rasa Ini Adil Adil
Hatiku Tercabik Sesaat, Namun Aku Yakin Kemudian
Kau Terlalu Takut Tuk "Meraihku"
Katakan Siapa Yang Bodoh Diantara Kita ?
Aku, Yang Lelah Menilai Sikapmu
Atau
Kau, Dengan Membiarkan Cinta Ini Pergi Begitu Saja
Tahukah Kau,
Cinta Butuh Perjuanganmu
Bukan Hanya Terpaku Saja Dalam Keheningan
Untuk Kau Dapat Mengenal Diriku Lebih Dekat....
Putus Asa Kehilangan Harapan Memilikimu ?
Sedih Karena Kegengsian Menyakiti Hati ?
Atau
Aku Harus Bersyukur ??
Ya, Karena Dirimu Tuhan Memberikan Jawaban TerbaikNya
Aku Memilih Dia
Laki-laki Lain
Karena Aku Yakin, Dia Yang Terbaik
Bukan Kau.....
.....dedicated to someone who once loved me and was loved in return.....
![]() |
| Ohio, USA (Andi-Math's collection pics) |
Langganan:
Postingan (Atom)





