By : Mathilda Soleh
Beberapa Tahun Lalu Kita Bertemu
Dalam Suatu Rangkaian Inti Terbentuk
Kita Jatuh Cinta Pandangan Pertama
Kau, Menjagaku Lebih Dari Siapapun
Mencariku Ketika Aku Ditinggalkan
Dan....
Melindungiku Ketika Aku Tak Berdaya
Diri Ini Menjadi Tergantung Padamu....
Rasa Ini Tertahan Tuk Tidak Lebih Dari Sekadar Teman
Mempercayai Bila Persahabatan Ini Tak Boleh Dirusak Oleh Cinta
Takut....
Mengubur Rasa Ini Ke Dalam Bumi
Waktu Ke Waktu
Sikapmu Berubah....
Kau Sering Datang Sekejab Dan Lalu Kau Pergi Tanpa Kabar
Aku Menunggumu Tuk "Meraihku"
Namun Kau Terlalu Penakut, Kau Mencintaiku
Dan Kau Berusaha Untuk Lari Dari Perasaanmu
Kau Berusaha Memunafikan Perasaanmu
Aku Tidak Ingin Terbelenggu Dengan Harapan Kosong
Kekasihku Datang
Dengan Penuh Cinta Untukku
Dia Melihat Ketulusanku Untuk Bangkit
Lalu...
Tiba-tiba Kau Kembali Setelah Aku Lelah Menunggu
Sia-Sia, Kau Lamban Seperti Keledai
Ungkapkan Rasa Ketika Aku Telah Terikat
Sejuta Rasa Bercampur Menjadi Satu
Katakan Padaku, Apa Ini Takdir ?
Takdir Bahwa Kau Bukan Untukku
Kenapa Tuhan Melakukan Ini Padaku ?
Bukan Karena Aku Tidak Sempurna Tuk Menjadi Milikmu
Tetapi
Memang Bukan Kau Yang Mampu Menghadapiku
Aku Rasa Ini Adil Adil
Hatiku Tercabik Sesaat, Namun Aku Yakin Kemudian
Kau Terlalu Takut Tuk "Meraihku"
Katakan Siapa Yang Bodoh Diantara Kita ?
Aku, Yang Lelah Menilai Sikapmu
Atau
Kau, Dengan Membiarkan Cinta Ini Pergi Begitu Saja
Tahukah Kau,
Cinta Butuh Perjuanganmu
Bukan Hanya Terpaku Saja Dalam Keheningan
Untuk Kau Dapat Mengenal Diriku Lebih Dekat....
Putus Asa Kehilangan Harapan Memilikimu ?
Sedih Karena Kegengsian Menyakiti Hati ?
Atau
Aku Harus Bersyukur ??
Ya, Karena Dirimu Tuhan Memberikan Jawaban TerbaikNya
Aku Memilih Dia
Laki-laki Lain
Karena Aku Yakin, Dia Yang Terbaik
Bukan Kau.....
.....dedicated to someone who once loved me and was loved in return.....
![]() |
| Ohio, USA (Andi-Math's collection pics) |

Tidak ada komentar:
Posting Komentar