By Mathilda Soleh
Menjelang akhir 2008, saya tak pernah menyangka ketika dewasa terkena penyakit yang menyebalkan. Saat itu, saya baru saja pulang dari rutinitas olahraga, dan saya merasakan kalau badan terasa tidak enak, demam dan pusing. Awalnya saya pikir mungkin ini hanya demam biasa, dan saya hanya minum paracetamol dan vitamin.
Namun lama - lama menjadi menggigil dan panas tinggi. Tak lama kemudian, saya melihat ada seperti jerawat di pelipis kiri. Saya tekan "jerawat" itu tetapi malah semakin bengkak seperti bola bekel.
Dua hari setelah masa panas tinggi, benjolan - benjolan berisi air itu nampak ada dihampir seluruh tubuh. Kecurigaan timbul, jangan - jangan ini cacar air. Segera saya segera ke dokter dan Dokter pun mengatakan, ya ini cacar air. Ah, nasib, kena cacar air di usia yang sudah tak lagi anak - anak. Lama benar sembuhnya dan banyak seluruh badan. Lito, dititipkan di rumah neneknya dengan harapan tidak tertular. Tidak tahunya, tertular juga sebulan kemudian.
Sakit cacar itu menyiksa. Tubuh terasa gatal yang panas. Badan menjadi bopeng - bopeng dan buruk. Dua minggu kemudian saya sembuh, dan setelahnya berusaha keras menghilangkan bekas cacar air ini.
Menjelang akhir 2008, saya tak pernah menyangka ketika dewasa terkena penyakit yang menyebalkan. Saat itu, saya baru saja pulang dari rutinitas olahraga, dan saya merasakan kalau badan terasa tidak enak, demam dan pusing. Awalnya saya pikir mungkin ini hanya demam biasa, dan saya hanya minum paracetamol dan vitamin.
Namun lama - lama menjadi menggigil dan panas tinggi. Tak lama kemudian, saya melihat ada seperti jerawat di pelipis kiri. Saya tekan "jerawat" itu tetapi malah semakin bengkak seperti bola bekel.
Dua hari setelah masa panas tinggi, benjolan - benjolan berisi air itu nampak ada dihampir seluruh tubuh. Kecurigaan timbul, jangan - jangan ini cacar air. Segera saya segera ke dokter dan Dokter pun mengatakan, ya ini cacar air. Ah, nasib, kena cacar air di usia yang sudah tak lagi anak - anak. Lama benar sembuhnya dan banyak seluruh badan. Lito, dititipkan di rumah neneknya dengan harapan tidak tertular. Tidak tahunya, tertular juga sebulan kemudian.
Sakit cacar itu menyiksa. Tubuh terasa gatal yang panas. Badan menjadi bopeng - bopeng dan buruk. Dua minggu kemudian saya sembuh, dan setelahnya berusaha keras menghilangkan bekas cacar air ini.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar